Artikel ini membahas tentang problematika kesalahan kompetensi dalam pengembangan keterampilan berbicara pada pemelajar BIPA tingkat pemula. Permasalahan utama yang berfokus pada ketidaktepatan perumusan kompetensi berbicara yang belum sepenuhnya mempertimbangkan kemampuan awal pemelajar, karakteristik, serta kebutuhan komunikasi dasar pemelajar. Kesalahan tersbut terlihat dalam tujuan pembelajaran yang kurang realistis, materi dan aktivitas berbicara yang tidak sesui dengan tahapan, serta penerapan metode pembelajaran yang minim memberikan kesempatan dalam pelaksanaan secara lisan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kepustakaan melalui telaah berbagai sumber yang relevan dengan pembelajaran BIPA dan pedoman kompetensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan kompetensi berpengaruh terhadap rendahnya partisipasi pemelajar asing dalam kegiatan berbicara, menurunnya rasa percaya diri, serta kurang optimalnya pencapaian tujuan pembelajaran. Namun, pentingnya pemetaan kompetensi sebagai dasar dalam perancangan pembelajaran berbicara yang efektif dan bertahap. Salah satu fokus ini pada kesalahan pemetaan kompetensi sebagai akar permasalahan dalam pengembangan keterampilan berbicara pemelajar BIPA tingkat pemula, bukan hanya meetode atau kesalahan berbahasa, sehingga memberikan sudut pandang baru bagi pengajar dalam merancang pembelajaran yang lebih efektif dan sesuai dengan tingkat kemahiraan pemelajar.
Copyrights © 2026