Analisis beban kerja merupakan kegiatan perencanaan sumber daya manusia yang bertujuan untuk mengetahui kebutuhan tenaga sehingga tujuan organisasi dapat tercapai. Jumlah tenaga rekam medis yang ada melebihi kebutuhan yang sebenarnya, dan hal ini dapat berdampak negatif pada produktivitas karyawan. Oleh karena itu, diperlukan pengukuran beban kerja yang objektif berdasarkan kondisi nyata di lapangan. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk menganalisis beban kerja objektif adalah Full Time Equivalent (FTE). Data mengenai beban kerja dikumpulkan melalui pencatatan pada instrumen seperti daily log dan wawancara, kemudian dianalisis dan dikonversikan menjadi nilai indeks FTE. Hasil analisis menunjukkan bahwa beban kerja supervisor dan pelaksana rekam medis tergolong normal. Dengan demikian, Puskesmas PB Selayang II Medan Selayang memiliki cukup tenaga rekam medis untuk memenuhi kebutuhan berkas rekam medis pasien.
Copyrights © 2024