Penelitian ini menganalisis strategi pemasaran Daya Tarik Wisata Warisan Budaya Taman Soekasada Ujung di Kabupaten Karangasem, Bali. Taman Soekasada Ujung merupakan peninggalan Kerajaan Karangasem yang memiliki potensi besar namun jumlah kunjungan wisatawan masih belum optimal dibandingkan dengan daya tarik wisata sejenis seperti Taman Tirta Gangga. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan bauran pemasaran 7P (Product, Price, Place, Promotion, People, Process, Physical Evidence) dan analisis SWOT untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan utama terletak pada arsitektur bangunan bersejarah dan kebersihan lingkungan, namun terkendala oleh kurangnya promosi digital dan minimnya akses informasi sejarah bagi pengunjung. Strategi pemasaran yang direkomendasikan meliputi peningkatan branding sebagai destinasi wisata warisan budaya berkualitas, optimalisasi promosi digital, penyediaan sarana informasi berbasis teknologi seperti QR Code, serta penciptaan diferensiasi produk melalui keunikan arsitektur untuk menghadapi persaingan dengan daya tarik wisata sejenis di Kabupaten Karangasem.
Copyrights © 2026