Jember merupakan salah satu wilayah yang tergolong daerah yang berkembang dan cukup padat. Rata - rata penduduknya sudah menggunakan kendaraan pribadi roda dua maupun roda tiga yang menimbulkan kepadatan volume kendaraan. Dengan hal tersebut dilakukan survey terhadap kepadatan lalu lintas di titik tertentu kota Jember lebih tepatnya Simpang 4 Mastrip dan Simpang 4Kalimantan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitafif yang perhitungannya menggunakan metode matematis yang bertujuan untuk menganalisis kepadatan lalu lintas di Simpang 4 Mastrip dan Simpang 4 Kalimantan di Jember. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kepadatan lalu lintas di Simpang 4 Mastrip dan Simpang 4 Kalimantan. Kepadatan lalu lintas di Simpang 4 Mastrip lebih tinggi dibandingkan dengan kepadatan lalu lintas di Simpang 4 Kalimantan. Hal ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor, seperti lokasi Simpang 4 Mastrip yang merupakan titik pertemuan dari beberapa ruas jalan utama, serta adanya aktivitas perdagangan dan perkantoran di sekitar Simpang 4 Mastrip.
Copyrights © 2026