. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk alih kode dan campur kode serta mengkaji fungsi penggunaannya dalam tuturan Maudy Ayunda pada acara Catatan Najwa. Fokus penelitian diarahkan pada bagaimana Maudy Ayunda menggunakan bahasa Indonesia dan bahasa Inggris secara bergantian dalam konteks komunikasi publik di media massa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode simak dan teknik catat. Data penelitian berupa tuturan Maudy Ayunda yang mengandung unsur alih kode dan campur kode, yang diambil dari beberapa episode Catatan Najwa yang relevan dengan topik pembahasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua jenis alih kode, yaitu alih kode internal dan alih kode eksternal. Selain itu, ditemukan tiga bentuk campur kode, yaitu penyisipan kata, frasa, dan klausa bahasa Inggris ke dalam tuturan berbahasa Indonesia. Alih kode dan campur kode tersebut tidak digunakan secara acak, melainkan memiliki fungsi komunikatif tertentu. Penggunaan strategi kebahasaan ini berfungsi untuk menegaskan identitas bilingual penutur, meningkatkan prestise intelektual, serta menyesuaikan tuturan dengan konteks topik dan lawan tutur. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa praktik kebahasaan Maudy Ayunda merepresentasikan identitas intelektual, modern, dan global dalam ruang media.
Copyrights © 2026