Penelitian ini mengkaji fenomena kritik sosial di media digital dengan fokus pada konten TikTok Jerhemy Owen. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk wacana kritis sosial, mengidentifikasi strategi kebahasaan, serta menganalisis makna ideologis dan kesadaran sosial yang dibangun. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan Analisis Wacana Kritis (AWK) model Teun A. van Dijk yang membedah dimensi struktur teks, kognisi sosial, dan konteks sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Jerhemy Owen secara konsisten membangun wacana kritis sosial melalui strategi bahasa yang inklusif, diksi emosional, serta gaya bahasa lugas dan satir untuk membingkai realitas seperti krisis lingkungan dan ketidakadilan sosial. Pada dimensi kognisi sosial, wacana tersebut merefleksikan ideologi humanisme sosial dan tanggung jawab kolektif, di mana kreator memosisikan diri sebagai bagian dari solusi masyarakat. Dalam konteks sosial, TikTok berfungsi sebagai ruang publik digital yang memungkinkan produksi dan distribusi wacana kritis yang mendorong interaksi serta keterlibatan publik. Simpulan penelitian menegaskan bahwa konten Jerhemy Owen merupakan praktik komunikasi massa digital yang efektif dalam membangun kesadaran sosial, menunjukkan bahwa TikTok telah bertransformasi dari sekadar media hiburan menjadi sarana kontrol sosial yang signifikan terhadap persoalan publik.
Copyrights © 2026