Sektor pertanian merupakan pilar utama perekonomian perdesaan, namun komoditas jagung di Desa Paka’an Laok selama ini masih dipasarkan dalam bentuk bahan mentah sehingga memiliki nilai tambah yang rendah. Kondisi tersebut mendorong perlunya inovasi pengolahan dan strategi pemasaran berbasis digital guna memperkuat ekonomi kreatif desa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi pengolahan jagung menjadi produk bernilai tambah serta pemanfaatan e-commerce TikTok Shop sebagai media pemasaran dalam penguatan ekonomi kreatif Desa Paka’an Laok. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi lapangan dan studi kepustakaan. Analisis dilakukan dengan membandingkan nilai ekonomi jagung mentah dan produk olahan, serta mengkaji efektivitas strategi pemasaran digital berbasis social commerce. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengolahan jagung menjadi kerupuk jagung mampu meningkatkan keuntungan secara signifikan dibandingkan penjualan jagung mentah. Integrasi pemasaran melalui TikTok Shop, khususnya melalui konten video pendek dan fitur live shopping, terbukti efektif dalam memperluas jangkauan pasar, membangun kepercayaan konsumen, dan mendorong keputusan pembelian. Meskipun demikian, masih terdapat kendala berupa keterbatasan literasi digital dan biaya logistik. Secara keseluruhan, sinergi antara inovasi produk dan pemanfaatan e-commerce TikTok Shop berpotensi menjadi model penguatan ekonomi kreatif desa yang inklusif dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026