Budaya kesadaran risiko sangat penting untuk mempromosikan tata kelola yang baik, atau tata kelola yang efektif, di organisasi publik dan lembaga pendidikan. Namun kenyataannya, banyak perusahaan masih bergumul dengan berbagai masalah, termasuk sistem pengendalian internal yang tidak memadai, proses pengambilan keputusan yang reaktif, kesadaran risiko yang rendah di antara anggota organisasi, dan kurangnya keterbukaan dalam manajemen risiko. Keadaan ini dapat meningkatkan kemungkinan penyalahgunaan wewenang, penggunaan sumber daya yang tidak efisien, dan penurunan kepercayaan publik terhadap lembaga pendidikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana budaya kesadaran risiko dapat meningkatkan efektivitas, akuntabilitas, transparansi, dan kualitas pengambilan keputusan perusahaan secara umum. Studi ini meneliti studi nasional dan internasional yang relevan tentang manajemen risiko, budaya organisasi, dan tata kelola menggunakan metodologi tinjauan pustaka. Temuan menunjukkan bahwa budaya kesadaran risiko yang mapan berfungsi sebagai mekanisme pengendalian internal yang memperkuat kesiapan organisasi untuk menghadapi berbagai bahaya dan mendorong perilaku moral serta pengambilan keputusan yang bertanggung jawab. Membangun budaya kesadaran risiko sangat penting untuk menjaga keberlanjutan dan integritas tata kelola di lembaga pendidikan.
Copyrights © 2026