Sebagian besar peternak masih menggunakan pakan alami tanpa perhitungan nutrisi yang tepat sehingga proses penggemukan ternak kurang optimal dan biaya pemeliharaan menjadi tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan solusi melalui penerapan pakan dan minum ternak alternatif berbasis teknologi tepat guna dengan memanfaatkan bahan lokal yang mudah diperoleh, serta meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak dalam pengelolaan pakan ternak secara mandiri. Metode yang digunakan adalah penelitian lapangan ini menggunakan dua pendekatan yaitu pendekatan top down dan pendekatan penelitian tindakan partisipatif (Participatory Action Research) melalui kegiatan sosialisasi dan praktik langsung pembuatan pakan dan minum ternak. Kegiatan dilaksanakan di empat dusun di Desa Kranggan Timur dengan melibatkan peternak sapi, kambing, dan domba. Materi yang diberikan meliputi kebutuhan nutrisi ternak, formulasi pakan kering berbahan jagung giling, dedak padi, dan konsentrat, serta pembuatan minuman ternak berbahan alami. Tidak hanya itu, juga menjelaskan mengenai pentingnya menjaga kesehatan hewan ternak, manajemen kandang, manajemen risiko, kebutuhan dasar hewan ternak, dan perawatan berkala. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peternak mampu memahami dan mempraktikkan pembuatan pakan dan minum ternak alternatif dengan komposisi yang tepat, sehingga dapat menekan biaya pakan, meningkatkan efisiensi penggemukan, serta mendukung keberlanjutan usaha peternakan rakyat.
Copyrights © 2026