Penelitian memiliki tujuan untuk melakukan analisis terhadap perkembangan kekuatan tekan beton dalam rentang umur 14 hingga 28 hari di laboratorium Teknologi Beton Universitas Muhammadiyah Jember. Metode yang digunkan adalah eksperimen dengan menggunakan sampel silinder beton yang dirancang sesuai dengan mutu yang telah ditentukan dan pengujian dilakukan dengan menggunakan Universal Testing Machine (UTM) berdasarkan standart SNI 1974:2011. Data yang diperoleh dari pengujian pada hari ke 14 dan ke 28 hari dianalisis untuk memahami pola peningkatan kekuatan tekan serta persentase pencapaian mutu dan, serta konsistensi hasil produksi beton dihasilkan di laboratorium. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kekuatan tekan beton seiring bertambahnya umur beton, dengan nilai rata-rata kuat tekan mencapai sekitar 70-80% dari kekuatan tekan pada umur 28 hari, yang sesuai dengan karakteristik peningkatan kekuatan beton normal. Analisis juga menunjukkan bahwa perawatan (curing) yang tepat memiliki signifikan terhadap pencapaian kekuatan optimal. Penelitian ini memberikan gambaran empiris tentang kinerja campuran beton dalam pengujian laboratorium dan menjadi referensi untuk kegiatan praktikum serta pengembangan mix design beton di lingkungan akademik. Hasil dari penelitian ini juga memberikan dukungan terhadap bukti bahwa kontrol kualitas bahan, homogenitas adukan, serta durasi curing yang konsisten dapat mengurangi variabilitas hasil pengujian. Selain itu, penelitian ini diharapkan dapat mendukung peningkatan metode pembelajaran berbasis data di laboratorium, mendorong optimalisasi prosedur pencampuran, serta menjadi dasar untuk evaluasi rutin terhadap kinerja mix design yang diterapkan dalam Praktikum Teknologi Beton.
Copyrights © 2026