Indonesia sebagai negara multikultural memiliki keberagaman suku, bahasa, adat istiadat, dan tradisi yang perlu dipahami serta dihargai melalui pendidikan. Buku ajar Bahasa Indonesia berperan strategis tidak hanya sebagai sarana pembelajaran bahasa, tetapi juga sebagai media ideologis dalam menanamkan nilai-nilai budaya multikultural kepada peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis ideologi budaya multikultural yang terkandung dalam buku ajar Bahasa Indonesia, khususnya terkait representasi keragaman tradisi, identitas budaya, dan pelestarian budaya. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan analisis isi dan analisis wacana kritis. Data dikumpulkan melalui observasi nonpartisipan terhadap teks, ilustrasi, dan aktivitas pembelajaran dalam buku ajar Bahasa Indonesia tingkat sekolah menengah, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku ajar Bahasa Indonesia merepresentasikan ideologi budaya multikultural secara kontekstual melalui penggambaran tradisi lokal, peneguhan identitas budaya, serta ajakan pelestarian kearifan lokal. Representasi tersebut berkontribusi dalam membangun kesadaran multikultural, sikap toleran, dan karakter kebangsaan peserta didik, meskipun masih diperlukan penguatan agar penyajiannya lebih seimbang dan kritis.
Copyrights © 2026