Nyeri punggung bawah (NPB) merupakan gangguan muskuloskeletal yang sering dialami remaja dan berkaitan dengan postur duduk yang tidak ergonomis selama pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara postur duduk saat pembelajaran dengan keluhan nyeri punggung bawah pada siswa kelas XII di SMA Negeri 10 Kota Bogor tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian terdiri dari 292 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Postur duduk dinilai menggunakan metode Rapid Entire Body Assessment (REBA), sedangkan keluhan nyeri punggung bawah diukur menggunakan Modified Oswestry Low Back Pain Disability Questionnaire (ODI). Analisis data dilakukan menggunakan uji Spearman’s rho. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara postur duduk dan keluhan nyeri punggung bawah (p = 0,037), di mana semakin tinggi risiko postur duduk, semakin besar keluhan NPB yang dialami siswa. Edukasi postur ergonomis dan perbaikan fasilitas belajar disarankan untuk menurunkan risiko nyeri punggung bawah pada siswa.
Copyrights © 2026