Pemeriksaan kadar glukosa dan kolesterol merupakan komponen penting dalam diagnosis, pemantauan, dan pengendalian penyakit metabolik seperti diabetes melitus dan dislipidemia. Salah satu metode yang banyak digunakan dalam kimia klinik untuk analisis kedua parameter tersebut adalah metode kolorimetri, karena prinsip kerjanya relatif sederhana, sensitif, dan mudah diaplikasikan. Namun demikian, penggunaan instrumen spektrofotometer konvensional masih memiliki sejumlah keterbatasan, terutama dari aspek portabilitas, biaya pengadaan, dan kebutuhan infrastruktur laboratorium, sehingga kurang optimal untuk layanan kesehatan primer maupun wilayah dengan sumber daya terbatas. Seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi digital, smartphone mulai dimanfaatkan sebagai alat baca kolorimetri portabel melalui pendekatan analisis citra digital. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau berbagai literatur yang membahas penerapan sistem kolorimetri berbasis smartphone dalam pemeriksaan kadar glukosa dan kolesterol. Metode penelitian yang digunakan adalah literature review terhadap artikel jurnal ilmiah yang mengkaji prinsip kerja, desain sistem, teknik analisis citra, serta kinerja analitik metode tersebut. Hasil kajian menunjukkan bahwa sistem kolorimetri berbasis smartphone memiliki linearitas dan akurasi yang kompetitif dibandingkan metode laboratorium konvensional, serta menunjukkan potensi besar sebagai platform point-of-care testing (POCT) yang efisien dan terjangkau.
Copyrights © 2026