Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah membawa perubahan signifikan dalam proses pembelajaran, termasuk di Indonesia. Pemanfaatan AI dalam pendidikan menawarkan berbagai manfaat, seperti efisiensi waktu, pembelajaran yang lebih personal, serta kemudahan dalam memahami materi. Namun, di sisi lain, penggunaan AI juga menimbulkan sejumlah kekhawatiran, seperti potensi ketergantungan, penurunan kreativitas, dan kemalasan berpikir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi pelajar Indonesia terhadap penggunan AI dalam proses pembelajaran serta menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi dukungan terhadap penerapan AI di bidang pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 100 responden yang mayoritas merupakan mahasiswa berusia 18–23 tahun. Data dianalisis menggunakan korelasi dan analisis jalur (path analysis) untuk melihat hubungan antara variabel persepsi positif dan negatif AI terhadap dukungan penggunaan AI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki persepsi positif terhadap AI, khususnya dalam membantu belajar dan menghemat waktu. Namun demikian, kekhawatiran terhadap dampak negatif AI terbukti memiliki pengaruh negatif terhadap dukungan penggunaan AI. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam merumuskan strategi pemanfaatan AI secara bijak dan efektif dalam dunia pendidikan Indonesia.
Copyrights © 2025