Aksesibilitas informasi administratif menjadi tantangan utama bagi mahasiswa di Departemen Teknik Elektro dan Informatika, Universitas Negeri Malang. Survei awal mengindikasikan bahwa mayoritas mahasiswa (72%) merasa kesulitan memahami alur birokrasi, sementara 58% lainnya mendapatkan data yang kurang valid mengenai prosedur akademik, khususnya terkait skripsi dan praktik industri. Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi kendala tersebut dengan mengembangkan sistem layanan informasi otomatis berupa chatbot berbasis Artificial Intelligence (AI). Melalui pendekatan Penelitian dan Pengembangan (R&D), studi ini mengembangkan chatbot yang menggabungkan otomatisasi alur kerja via n8n. Sistem ini diperkuat dengan teknologi Retrieval Augmented Generation (RAG) serta Large Language Model (LLM) berbasis Google Gemini untuk meningkatkan akurasi layanan. Arsitektur sistem dirancang untuk menghubungkan antarmuka Telegram dengan basis data internal yang dikelola melalui Google Sheets, memungkinkan chatbot memberikan respon yang relevan secara kontekstual tanpa memerlukan proses pengkodean yang rumit. Pendekatan ini membatasi halusinasi AI dengan memastikan jawaban bersumber langsung dari data institusi yang akurat. Hasil pengujian menunjukkan performa sistem yang sangat memuaskan. Validasi yang dilakukan oleh ahli memberikan skor rata-rata 4,5 dari skala 5, yang menunjukkan bahwa kelayakan teknis dan fungsional yang tinggi dan pengujian pengalaman pengguna menggunakan instrumen System Usability Scale (SUS) menghasilkan skor 90,8, yang menunjukkan tingkat kegunaan sistem dalam kategori sangat baik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi teknologi low-code n8n, RAG, dan LLM terbukti efektif meningkatkan kecepatan dan akurasi layanan informasi, serta mampu mengurangi beban kerja staf administrasi secara signifikan.
Copyrights © 2025