Tata kelola ekonomi publik Indonesia masih dibayangi korupsi tinggi, lemahnya pengawasan anggaran, dan rendahnya integritas pejabat, tercermin dari skor Indeks Persepsi Korupsi 2023 yang berada pada angka 34/100. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep amanah menurut Al-Mawardi dalam Al-Ahkam al-Sultaniyyah serta menilai relevansinya bagi reformasi tata kelola ekonomi publik Indonesia. Metode yang digunakan adalah studi literatur terhadap teks klasik, teori tata kelola modern, dan kajian kontemporer mengenai integritas sektor publik. Hasil analisis menunjukkan bahwa amanah mencakup tiga pilar: integritas moral pemegang kekuasaan, akuntabilitas pengelolaan harta publik, dan tanggung jawab sosial. Ketiganya selaras dengan prinsip tata kelola modern terutama transparansi, efektivitas, dan pencegahan korupsi serta memberikan dimensi moral spiritual yang tidak terdapat dalam kerangka Barat. Penelitian menyimpulkan bahwa nilai amanah dapat menjadi dasar etis penguatan transparansi fiskal dan integritas pejabat dalam reformasi tata kelola publik.
Copyrights © 2026