Infrastruktur transportasi yang memadai berperan penting dalam pertumbuhan ekonomi suatu negara. Selain mendukung distribusi, infrastruktur ini meningkatkan efisiensi melalui transfer teknologi serta memperkuat integrasi perdagangan dan produksi. Infrastruktur yang efektif juga mendorong produktivitas, kelancaran distribusi, dan menciptakan lingkungan ekonomi kondusif, sehingga berkontribusi secara strategis terhadap pertumbuhan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh interaksi antara infrastruktur transportasi yang terdiri dari panjang jalan raya, panjang jalur kereta, dan muatan kargo udara serta penelitian ini mengkaji tingkat modal dan populasi terhadap pertumbuhan ekonomi. Data sekunder yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari World Bank yang mencakup data dari lima negara berkembang di kawasan ASEAN selama periode 2008-2023. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa interaksi antara infrastruktur transportasi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di negara-negara berkembang ASEAN. Temuan ini menegaskan infrastruktur transportasi dapat meningkatkan konektivitas antarwilayah, efisiensi logistik, dan aktivitas ekonomi secara keseluruhan terhadap pertumbuhan ekonomi di kawasan tersebut. Selain itu, populasi dan modal juga menunjukkan pengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi
Copyrights © 2025