Penelitian ini mengkaji pengaruh harga komoditas pertambangan yaitu batu bara, minyak bumi, dan gas alam terhadap return indeks energi, dengan nilai tukar sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan data sekunder dari investing.com periode 31 Januari 2021 hingga 2 Juni 2024 dengan harga penutupan mingguan. Populasi penelitian ini adalah seluruh perusahaan di sektor energi di BEI. Dengan menggunakan teknik pengambilan samping jenuh diperoleh 66 perusahaan sebagai sampel. Data yang ada dianalisis dengan menggunakan Path Analysis dengan bantuan perangkat lunak EVIEWS 12 SV. Hasil penelitian menunjukkan bahwa harga batu bara, minyak bumi, dan gas alam secara langsung berpengaruh positif terhadap return indeks energi, sementara nilai tukar tidak mempengaruhi return indeks energi dan tidak memediasi pengaruh harga komoditas terhadap return tersebut. Dibuktikan dengan Uji Sobel yang mengonfirmasi bahwa nilai tukar tidak mampu memediasi pengaruh harga komoditas energi, dengan nilai t-hitung untuk harga batu bara (0,171), minyak bumi (-0,839), dan gas alam (-0,822) yang lebih kecil dari nilai kritis 1,65. Implikasi penelitian ini adalah investor dan pelaku pasar energi sebaiknya lebih fokus pada fluktuasi harga komoditas daripada perubahan nilai tukar karena harga komoditas ini memiliki pengaruh langsung dan signifikan terhadap return indeks energi.
Copyrights © 2025