Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi peningkatan daya tarik buku ilustrasi Semut dan Belalang karya Karima Kurnia Sasi, melalui pendekatan semiotika Roland Barthes, dengan fokus pada makna denotatif, konotatif, dan mitos dari elemen visual seperti ilustrasi, tipografi, dan palet warna. Dalam konteks pendidikan karakter anak usia 7–9 tahun, buku ini berperan sebagai media pembelajaran yang menyampaikan nilai moral seperti kerja keras, tanggung jawab, dan perencanaan masa depan. Melalui analisis semiotika, ditemukan bahwa ilustrasi tokoh tidak hanya menggambarkan karakter secara literal, tetapi juga membentuk makna simbolik dan ideologis yang mempengaruhi persepsi pembaca. Semut ditampilkan sebagai simbol etos kerja dan ketekunan, sedangkan belalang direpresentasikan ulang sebagai lambang kebebasan dan ekspresi diri, yang memperkaya sudut pandang anak maupun orang tua. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode semiotika Barthes. Data primer diambil dari buku ilustrasi Semut dan Belalang, sementara data sekunder diperoleh dari literatur tentang teori semiotika, pendidikan karakter anak, dan desain komunikasi visual. Analisis dilakukan melalui tiga tahap: identifikasi makna denotatif, penafsiran konotatif berdasarkan asosiasi budaya dan emosional, serta pengkajian mitos sebagai konstruksi ideologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain buku yang komunikatif secara visual dan emosional mampu memperkuat peran orang tua sebagai pendidik, meningkatkan minat baca anak, serta merespons kebutuhan pasar literasi anak secara strategis.
Copyrights © 2025