Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan level terbaik subtitusi tepung daun katuk (Sauropus androgynus (L.) Merr) pada ransum terhadap konsumsi ransum, pertambahan bobot tubuh, dan efisiensi ransum kambing Peranakan Boer. Penelitian ini dilaksanakan pada Mei 2025 hingga April 2025 di Peternak Sinau Farm, Karangrejo, Kecamatan Metro Utara, Kota Metro, Lampung. Metodologi yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 3 perlakuan dan 4 ulangan, menggunakan 12 ekor kambing jantan Peranakan Boer. Perlakuan yang digunakan yaitu P0: 100% ransum basal, P1: Ransum basal 92,5%+tepung daun katuk 7,5%, P2: Ransum basal 85%+tepung daun katuk 15%. Data dianalisis menggunakan Analisis of Variance (ANOVA). Hasil menunjukan konsumsi ransum sebesar (P0=979,43; P1=1.144,60; P2=1.095,32) gram/ekor/hari, pertambahan bobot tubuh harian sebesar (P0=86,67; P1=131,67; P2=103,33) gram/ekor/hari, dan efisiensi ransum sebesar (P0=8,96%; P1=12,39%; P2=9,44%). Kesimpulan penelitian ini bahwa subtitusi tepung daun katuk (Sauropus androgynus (L.) Merr) pada ransum dapat meningkatkan pertambahan bobot tubuh kambing Peranakan Boer potensi terbaik pada subtitusi tepung daun katuk sebesar 7,5%.
Copyrights © 2025