Observasi awal di MGMP Matematika SMP Kota Cirebon menunjukkan bahwa pembelajaran matematika masih didominasi metode ceramah (72%) dan pemanfaatan teknologi pembelajaran sangat rendah, hanya 1% guru pernah menggunakan Augmented Reality (AR). Selain itu, guru cenderung menyusun RPP secara seragam tanpa diferensiasi kebutuhan siswa. Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru melalui pelatihan penyusunan RPP adaptif dan pembuatan media pembelajaran berbasis AR. Kegiatan dilakukan dengan pendekatan partisipatif melalui lima tahap: sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, dan keberlanjutan, melibatkan 20 guru MGMP. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada dua aspek kompetensi. Sebanyak 90% guru berhasil menyusun RPP adaptif dan mengidentifikasi kebutuhan belajar siswa, dengan peningkatan nilai dari 52,5 menjadi 82,0 (t = 12,87; p = 0,000). Sementara 80% guru berhasil menghasilkan media AR fungsional, dengan peningkatan nilai dari 46,0 menjadi 78,5 (t = 11,23; p = 0,000). Selain itu, terbentuk forum berbagi praktik baik sebagai wujud keberlanjutan program. Program ini efektif meningkatkan kemampuan guru dalam merancang pembelajaran adaptif dan memanfaatkan AR untuk pembelajaran matematika secara inovatif. Kata kunci: matematika, RPP adaptif, augmented reality, MGMP.
Copyrights © 2026