Flat slab merupakan sistem struktur pelat beton tanpa balok, dengan penebalan di sekitar kolom (drop panel) yang berfungsi sebagai elemen pemikul beban. Penerapan sistem ini diharapkan dapat mengurangi volume beton, beban struktur, serta ketinggian antar lantai. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi apakah perancangan gedung dengan sistem flat slab dan drop panel memenuhi kriteria lendutan dan gaya geser berdasarkan SNI 1726:2019 dan SNI 2847:2019. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan bantuan perangkat lunak ETABS Ultimate v25.1. Hasil desain awal menunjukkan ketebalan flat slab pelat lantai 1–2 sebesar 120 mm, pelat atap 100 mm, dan drop panel 110 mm. Partisipasi massa struktur mencapai 99,97%–100%, telah memenuhi persyaratan minimum 90% sesuai SNI 1726:2019. Gaya geser dinamik (VD) sebesar 1,807% lebih besar dari gaya geser statik (VS) sebesar 1,585%, sehingga memenuhi ketentuan kontrol. Hasil kontrol simpangan antar lantai (drift) masih berada dalam batas yang diizinkan. Nilai punching shear maksimum akibat beban gempa sebesar 0,972 dan akibat beban gravitasi sebesar 0,637, yang keduanya masih berada di bawah batas izin sebesar 1,0.
Copyrights © 2026