Kesehatan masyarakat merupakan faktor penting dalam pembangunan sumber daya manusia, dengan stunting dan HIV/AIDS sebagai dua isu utama yang masih menjadi tantangan di Indonesia. Stunting berdampak pada pertumbuhan fisik, kognitif, serta produktivitas anak di masa depan, sementara HIV/AIDS menyerang sistem kekebalan tubuh dan banyak terjadi pada usia remaja dan produktif. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai stunting serta pencegahan HIV/AIDS melalui pendekatan edukatif partisipatif. Metode penyuluhan dilakukan dengan ceramah, diskusi, serta penggunaan media visual berupa leaflet, poster, dan presentasi. Sosialisasi stunting dilaksanakan di Posyandu Desa Takaras dengan sasaran ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, sedangkan edukasi HIV/AIDS dan kesehatan reproduksi dilaksanakan di SMP Negeri 2 Manuhing dengan sasaran siswa-siswi remaja. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme peserta yang tinggi, ditandai dengan partisipasi aktif dalam bertanya dan kemampuan menjelaskan kembali materi yang diterima. Penyuluhan ini terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan peserta mengenai pentingnya gizi seimbang, kesehatan reproduksi, serta pencegahan HIV/AIDS. Kesimpulannya, sinergi program Desa Bebas Stunting dan edukasi HIV/AIDS mampu mendorong terwujudnya masyarakat sehat, produktif, serta berdaya saing sebagai dasar pembangunan manusia Indonesia yang unggul.
Copyrights © 2025