Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses rekrutmen, seleksi, serta upaya peningkatan kinerja karyawan pada PT Tunas Jaya Sanur Regional 2 yang berlokasi di Mataram. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik wawancara kepada Kepala Bagian Human Capital & Supply Chain Management sebagai informan utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses rekrutmen dan seleksi di PT Tunas Jaya Sanur Regional 2 dilaksanakan secara terpusat oleh kantor pusat Denpasar melalui sistem daring. Sistem ini memberikan efisiensi dari segi waktu dan administrasi, namun memiliki keterbatasan dalam menilai karakter dan kemampuan praktis calon karyawan karena kurangnya interaksi tatap muka. Dampaknya, beberapa karyawan yang diterima tidak selalu sesuai dengan kebutuhan proyek di lapangan. Untuk meningkatkan kinerja, perusahaan menerapkan pelatihan, masa orientasi, evaluasi berkala, serta sistem penempatan fleksibel yang disesuaikan dengan kebutuhan proyek. Langkah ini terbukti efektif dalam meningkatkan kompetensi dan kesiapan kerja karyawan. Namun demikian, pelibatan cabang dalam proses seleksi akhir dinilai penting agar kesesuaian antara kompetensi tenaga kerja dan kebutuhan proyek dapat lebih terjamin. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan sistem rekrutmen hybrid, yaitu kombinasi antara daring dan tatap muka, serta pemberian kewenangan seleksi kepada cabang akan meningkatkan efektivitas rekrutmen dan kinerja karyawan secara keseluruhan.
Copyrights © 2025