Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana metode dalam menentukan biaya dan harga pada produk thrift. Walaupun terjadi perdebatan dalam segi hukum dan legalitas, bisnis produk thrift cukup populer dan menguntungkan. Pengumpulan data dilakukan dengan metode interview dan observasi pada pengusaha thrift. Penelitian ini menggunakan kombinasi model bisnis Osterwalder dan Pigneur sebagai kerangka analisis untuk memahami konsep ritel fashion thrift. Kerangka ini kemudian digunakan sebagai strategi dalam menentukan harga pokok penjualan. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa struktur biaya masih terbilang sederhana mirip usaha dagang, serta harga jual ditentukan berdasarkan jenis pakaian, tren yang sedang berkembang di masyarakat, serta brand tertentu. Hal ini dapat memberikan gambaran kepada pengusaha di bidang thrift untuk mengelompokkan biaya, menghitung keuntungan serta metode menjangkau pelanggan sehingga pengusaha dapat memprediksi dan menjamin keberlanjutan usahanya dalam jangka panjang.
Copyrights © 2025