Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MENGEKSPLORASI MENTAL ACCOUNTING PADA PEMENUHAN KEBUTUHAN DAN SELF-REWARD MAHASISWA GENERASI Z Firmansyah, Kevin; Rafa, Wukuf Dilvan; Astarani, Juanda
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 9 No 2 (2025): Edisi Mei - Agustus 2025
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.v9i2.5806

Abstract

Mental accounting adalah suatu konsep perilaku keuangan yang menjelaskan cara seseorang dalam memisahkan dan mengelola keuangannya berdasarkan pos atau kategori tertentu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi penerapan mental accounting dalam mengelola keuangan untuk kebutuhan utama dan keinginan self-reward oleh mahasiswa Generasi Z. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi fenomenologi. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara terstruktur, dan dokumentasi dengan narasumber yang berasal dari dua perguruan tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa Generasi Z telah menerapkan perilaku mental accounting dalam mengelola keuangan untuk kebutuhan dan keinginan self-reward, walaupun tidak seluruhnya memahami makna teoritis dari mental accounting itu sendiri. Terdapat pula perbedaan dalam perlakuan terhadap sumber dana, sebagian mahasiswa lebih konsumtif ketika menggunakan uang dari orang tua atau beasiswa, sedangkan uang dari pekerjaan digunakan lebih hati-hati. Terdapat beberapa cara mahasiswa dalam mencatat pengeluarannya, misalnya: mencatat secara sederhana, melalui ingatan, atau dari riwayat pengeluaran uang di aplikasi perbankan. Dalam konteks pemenuhan kebutuhan, mayoritas mahasiswa telah mengalokasikan dana secara terstruktur dan terencana. Namun, dalam konteks self-reward, ada beberapa mahasiswa yang melakukan penganggaran, namun ada juga yang memotong langsung dari gaji atau kebutuhannya. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan perilaku mental accounting cukup bervariasi di kalangan mahasiswa Generasi Z dan dipengaruhi oleh pengalaman, pemahaman, dan kebiasaan mereka. Oleh karena itu, penting untuk mengembangkan program literasi keuangan yang dapat meningkatkan kesadaran mereka dalam mengelola keuangan pribadi.
KOMBINASI MODEL BISNIS OSTERWALDER DAN PIGNEUR DALAM PENENTUAN HARGA PRODUK THRIFT SHOP Hijriah, Amanah; Aswat, Ibnu; Mubaraq, Abd.; Dilawati, Dilawati; Firmansyah, Kevin
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 9 No 3 (2025): Edisi September - Desember 2025
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.v9i3.6766

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana metode dalam menentukan biaya dan harga pada produk thrift. Walaupun terjadi perdebatan dalam segi hukum dan legalitas, bisnis produk thrift cukup populer dan menguntungkan. Pengumpulan data dilakukan dengan metode interview dan observasi pada pengusaha thrift. Penelitian ini menggunakan kombinasi model bisnis Osterwalder dan Pigneur sebagai kerangka analisis untuk memahami konsep ritel fashion thrift. Kerangka ini kemudian digunakan sebagai strategi dalam menentukan harga pokok penjualan. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa struktur biaya masih terbilang sederhana mirip usaha dagang, serta harga jual ditentukan berdasarkan jenis pakaian, tren yang sedang berkembang di masyarakat, serta brand tertentu. Hal ini dapat memberikan gambaran kepada pengusaha di bidang thrift untuk mengelompokkan biaya, menghitung keuntungan serta metode menjangkau pelanggan sehingga pengusaha dapat memprediksi dan menjamin keberlanjutan usahanya dalam jangka panjang.