ABSTRAK Penguatan budaya literasi pada jenjang sekolah dasar memerlukan inovasi berkelanjutan yang mampu meningkatkan minat dan keterlibatan peserta didik dalam kegiatan membaca. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pemanfaatan buku kunjungan dan aplikasi QR & Barcode Scanner dalam mengoptimalkan penggunaan pojok baca siswa kelas III sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan desain one group pretest–posttest. Subjek penelitian berjumlah 19 siswa kelas III SD Negeri 1 Gadu, Kabupaten Blora. Data dikumpulkan melalui angket pemanfaatan pojok baca, observasi aktivitas literasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan inferensial menggunakan perhitungan N-Gain serta uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan pojok baca sebelum perlakuan berada pada kategori rendah dengan persentase 31%, sedangkan setelah perlakuan meningkat secara signifikan menjadi 85% dengan kategori tinggi. Nilai N-Gain sebesar 0,78 menunjukkan peningkatan yang tinggi, serta hasil uji t berpasangan menunjukkan perbedaan yang signifikan antara skor pretest dan posttest (p < 0,05). Temuan ini mengindikasikan bahwa integrasi buku kunjungan dan teknologi QR & Barcode Scanner efektif dalam meningkatkan pemanfaatan pojok baca sekaligus memperkuat budaya literasi dan literasi digital siswa sekolah dasar. Kata kunci: pojok baca, buku kunjungan, literasi digital, QR & Barcode Scanner, sekolah dasar.  ABSTRACT Strengthening a culture of literacy at the elementary school level requires continuous innovation to increase students' interest and engagement in reading activities. This study aims to analyze the effectiveness of utilizing visiting books and applications.QR & Barcode Scanner in optimizing the use of reading corners for third-grade elementary school students. The study used an experimental design. One group pretest-posttest. The research subjects were 19 third-grade students from Gadu 1 Public Elementary School in Blora Regency. Data were collected through a questionnaire on the use of reading corners, observations of literacy activities, and documentation. Data analysis was conducted descriptively, quantitatively, and inferentially using the N-Gain calculation and the t-test. Paired sample t-test. The results of the study showed that the utilization of the reading corner before treatment was in the low category (31%), while after treatment it increased significantly to 85% in the high category. The N-Gain value of 0.78 indicates a large increase, and the paired test results showed a significant difference between pretest and posttest scores (p < 0.05). This finding indicates that integrating the visiting book with a QR & Barcode Scanner effectively increases the use of reading corners while strengthening the literacy and digital literacy cultures of elementary school students. Keywords: reading corner, visiting book, digital literacy, QR & Barcode Scanner, elementary school.
Copyrights © 2025