Abstrak Pembelajaran matematika di sekolah dasar perlu dikaitkan dengan kehidupan nyata agar lebih bermakna dan mudah dipahami oleh siswa. Artikel ini membahas penerapan konsep bilangan cacah dan nilai tempat melalui konteks kegiatan sehari-hari di market mini. Melalui pendekatan kontekstual, peserta didik diajak memahami cara membaca, menulis, dan menghitung bilangan cacah berdasarkan nilai tempatnya saat bertransaksi atau menghitung harga barang. Metode yang digunakan dalam pembelajaran ini bersifat kontekstual dan interaktif, di mana guru memanfaatkan lingkungan sekitar sebagai sumber belajar. Hasil pembelajaran menunjukkan bahwa siswa lebih mudah memahami konsep nilai tempat serta lebih antusias dalam mengikuti kegiatan belajar karena materi dikaitkan langsung dengan pengalaman berbelanja yang mereka alami. Hasil dari perbandingan pembelajaran sebelum menggunakan permainan edukatif “Minimarket Nilai Tempat” dari kelas kontrol dan kelas eksperimen. Dapat dilihat statistik hasil belajar siswa ketika pretest kelas eksperimen 61,25 dan kelas kontrol 60,80 ini menunjukkan bahwa kemampuan awal sama, tetapi setelah digunakannya permainan edukatif “minimarket nilai tempat” data statistik hasil belajar siswa kelas eksperimen 83,40 dan kelas kontrol 72,15. Berdasarkan data statistik peningkatan hasil belajar N-Gain kelas eksperimen 0,63 kategori sedang tinggi dan kelas kontrol 0,34 kategori sedang.Dengan demikian, penggunaan permainan edukatif “ Minimarket Nilai Tempat” dalam pembelajaran matematika dapat meningkatkan pemahaman konsep dasar bilangan cacah, sehingga hasil belajar dan minat belajar siswa matematika meningkat. Kata kunci: Pembelajaran,Edukatif, Minimarket
Copyrights © 2025