Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena meningkatnya penggunaan TikTok sebagai ruang ekspresi diri bagi Generasi Z yang hidup dalam ekosistem digital. Aktivitas yang tampak sederhana seperti mengikuti tren, membuat video pendek, dan berinteraksi dengan audiens ternyata memiliki peran penting dalam proses pembentukan serta representasi identitas diri. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana Generasi Z membentuk dan merepresentasikan identitas dirinya melalui konten TikTok serta bagaimana faktor internal dan eksternal memengaruhi proses tersebut. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara mendalam dan observasi konten untuk menggali pengalaman personal informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TikTok berfungsi sebagai ruang yang memungkinkan Generasi Z mengekspresikan minat, nilai, serta kepribadian melalui simbol visual, narasi, dan tren yang diikuti. Validasi sosial berupa likes, komentar, dan views terbukti memengaruhi motivasi serta cara informan membangun identitas digital. Selain itu, faktor keluarga, teman sebaya, dan algoritma TikTok turut membentuk pola identitas yang fleksibel dan terus berkembang. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa TikTok menjadi media penting dalam proses pembentukan identitas Generasi Z, karena menyediakan ruang ekspresi yang dinamis, adaptif, dan responsif terhadap interaksi sosial digital.
Copyrights © 2025