Studi penelitian ini mengkaji terkait peran dari kegiatan ekstrakurikuler pramuka dalam membentuk karakter mandiri siswa sesuai dengan profil pelajar Pancasila dan melihat penerapan aspek karakter-karakter pada profil pelajar Pancasila. Pendekatan kualitatif deskriptif dipilih sebagai metodologi penelitian. Pengumpulan informasi dilakukan melalui tiga cara: pengamatan langsung, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Pemilihan narasumber menggunakan teknik purposive sampling, yang melibatkan berbagai pihak seperti pimpinan sekolah dan wakilnya, tenaga pendidik yang fokus pada pengembangan profil pelajar Pancasila, pembimbing pramuka, serta para siswa. Data yang termuat terbagi menjadi dua yaitu data primer dan sekunder. Teknik analisis data yang digunakan terbagi menjadi beberapa tahapan yaitu reduksi data; penyajian data: dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrakurikuler pramuka dapat menjadi wadah dalam pembentukan karakter mandiri siswa dengan melalui beberapa pelaksanaan kegiatan seperti latihan baris-berbaris, perkemahan, dan juga dalam pemberian penugasan berbasis masalah secara individu. Karakter mandiri siswa juga sudah mulai tertanam dalam diri peserta didik melalui pengamalan dasadarma pramuka yang menjadi tolak ukur dalam melihat pembentukan karakter. Di samping itu juga, implementasi dari projek penguatan profil pelajar Pancasila di sekolah tersebut sudah terlaksana dan melalui itu maka terdapat dampak terhadap pembentukan ataupun penanaman karakter yang bersesuaian dengan enam aspek dimensi profil pelajar Pancasila.
Copyrights © 2025