Latar belakang: Mahasiswa keperawatan tingkat II menjalani praktik klinik pertama di rumah sakit yang menuntut adaptasi cepat terhadap lingkungan kerja, interaksi dengan pasien/keluarga, serta kolaborasi multidisiplin. Kondisi ini sering memunculkan tekanan psikologis pada fase awal praktik dan penelitian tentang ini masih terbatas sehingga penting untuk dieksplorasi sebagai dasar penguatan dukungan pembelajaran klinik. Tujuan: Penelitian ini untuk mengeksplorasi dan mengidentifikasi pengalaman psikologis pada mahasiswa keperawatan tingkat II selama praktik klinik di rumah sakit. Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi interpretatif. Sampel penelitian adalah mahasiswa keperawatan tingkat II yang menjalani praktik di rumah sakit tingkat C dan D. Penelitian dilaksanakan di salah satu perguruan tinggi di Kota Surakarta. Partisipan dipilih berdasarkan kriteria inklusi yaitu usia 19-21 tahun, aktif sebagai mahasiswa dan menjalani praktik klinik dengan kehadiran 100%. Wawancara dilakukan menggunakan panduan wawancara semi terstruktur dan jenuh pada responden ke-5. Hasil: Penelitian ini menemukan tiga tema utama dan dua belas subtema. Tema (1) emosi negatif dalam situasi yang tidak terduga; Tema (2) faktor-faktor protektif yang memunculkan emosi positif; Tema (3) Ketahanan Menjadi Bermanfaat. Kesimpulan: Mahasiswa mengalami berbagai fenomena saat berinteraksi dengan pasien, keluarga, dan tenaga medis di rumah sakit. Kondisi emosional negatif dan positif mendorong mahasiswa untuk berusaha tegar dan gigih dalam menyelesaikan tugas sebagai mahasiswa keperawatan
Copyrights © 2025