Berdasarkan data dari Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sulawesi Tenggara pada tahun 2022 menunjukkan bahwa konsentrasi PM2,5 di Nii Tanasa mencapai 50 µg/m³, dimana hal tersebut hampir mendekati NAB untuk rata-rata konsentrasi harian yaitu 55 µg/m³. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kadar particulate matter 2,5 (PM2,5) di sekitar kawasan PLTU Nii Tanasa. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode deskriptif yang bertujuan untuk mengukur konsentrasi PM2,5 disekitar kawasan PLTU Nii Tanasa. Hasil pengukuran PM2,5 dengan menggunakan HVAS menunjukkan bahwa konsentrasi PM2,5 di tiga titik berbeda yaitu Titik 1 sebesar 55 µg/m3, titik 2 sebesar 45 µg/m3 dan titik 3 sebesar 36 µg/m3. Nilai konsentrasi PM2,5 tersebut masih berada dibawah nilai baku mutu yang ditetapkan oleh WHO yaitu 55 µg/m3. Meskipun kadar PM2,5 masih dalam batas aman, namun sudah mengindikasikan udara telah mengalami pencemaran oleh PM2,5, yang dapat berdampak pada lingkungan. Sehingga diharapkan perlunya pengelolaan kualitas udara yang lebih ketat di sekitar PLTU, seperti penerapan sistem filtrasi emisi yang lebih efektif, peningkatan pengawasan lingkungan, serta edukasi kepada masyarakat mengenai mitigasi dampak polusi udara. Untuk penelitian selanjutnya, disarankan dilakukan kajian lebih mendalam mengenai dampak jangka panjang melalui analisis risiko kesehatan terhadap masyarakat sekitar PLTU Nii Tanasa.
Copyrights © 2025