Pemberdayaan masyarakat merupakan pendekatan strategis dalam pembangunan infrastruktur sanitasi dan persampahan yang berkelanjutan, khususnya di wilayah pedesaan. Pelibatan masyarakat dalam proses perencanaan dan pemanfaatan infrastruktur dapat meningkatkan efektivitas program sekaligus memperkuat rasa kepemilikan terhadap fasilitas yang dibangun. Artikel ini bertujuan mengkaji implementasi Pengabdian melalui KKN Tematik Infrastruktur di Desa Poowo, Kecamatan Kabila, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo sebagai bentuk intervensi partisipatif untuk memperkuat kapasitas masyarakat dalam perencanaan dan pengelolaan sanitasi serta persampahan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dan penguatan kapasitas melalui pelatihan, Focus Group Discussion (FGD), survei lapangan, penyusunan peta IMAP (Identifikasi Masalah dan Analisis Potensi), serta penyusunan Rencana Kerja Masyarakat (RKM). Evaluasi dilakukan melalui instrumen kuantitatif dan kualitatif terhadap empat indikator pemberdayaan: kapabilitas, partisipasi aktif, sikap kepemilikan, dan komitmen. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan signifikan pada kapabilitas masyarakat, dengan peningkatan pemahaman konsep sanitasi dan persampahan sebesar 70% setelah pelatihan. Namun, peningkatan kemampuan teknis seperti membaca peta IMAP dan perumusan solusi masih terbatas, masing-masing 27% dan 7%. Partisipasi aktif masyarakat dalam kegiatan hanya mencapai 40%, sedangkan rasa kepemilikan cukup tinggi dengan 80% warga bersedia menjaga infrastruktur meski kontribusi material masih terbatas. Komitmen terhadap perilaku lingkungan juga positif, dengan 73% masyarakat bersedia memilah sampah dan 67% menjaga kebersihan. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan partisipatif efektif meningkatkan kapasitas pengetahuan dan kesadaran sosial masyarakat. Namun, penguatan literasi teknis dan partisipasi strategis memerlukan pendampingan berkelanjutan serta dukungan kelembagaan untuk memastikan keberlanjutan program infrastruktur sanitasi dan persampahan desa.
Copyrights © 2026