Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh bauran pemasaran 7P, pemasaran digital, dan kekuatan internal (testimoni) terhadap minat beli dengan kesadaran merek sebagai variabel mediasi pada layanan kursus koding anak di Kota Cilegon, Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling yang melibatkan 150 orang tua anak usia 5 17 tahun yang telah terpapar aktivitas pemasaran Koding Next. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring terstruktur dan dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa bauran pemasaran 7P berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli, sementara pemasaran digital berpengaruh signifikan terhadap kesadaran merek. Kesadaran merek juga terbukti berpengaruh positif terhadap minat beli serta memediasi secara parsial hubungan antara bauran pemasaran 7P dan minat beli. Namun, kekuatan internal dalam bentuk testimoni tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap kesadaran merek. Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi bauran pemasaran dan strategi pemasaran digital yang efektif dalam meningkatkan kesadaran merek dan mendorong minat beli pada sektor EdTech. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi penyedia layanan pendidikan dalam mengoptimalkan strategi pemasaran untuk meningkatkan daya saing di wilayah perkotaan yang terdigitalisasi
Copyrights © 2026