Penambahan berbagai jenis mineral pada kegiatan budidaya udang vannamei media air tawar diketahui menghasilkan pertumbuhan udang vannamei yang lebih tinggi. Namun demikian, pertumbuhan udang vannamei pada habitat aslinya, yaitu air laut, masih menghasilkan pertumbuhan yang masih lebih tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan dan menganalisa respon imun udang vannamei L. vannamei yang dipelihara pada media air tawar dengan penambahan mineral kalium dan diuji tantang dengan bakteri vibrio parahaemoliticus. Informasi tentang respon imun tersebut menjadi dasar pengembangan formulasi mineral kalium yang dapat mendukung kesehatan udang sehingga pertumbuhannya dapat berjalan dengan maksimal. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan dan 3 ulangan (P1 : Pemeliharaan media air laut (30 ppt); P2 : Suplementasi Kalium 0 mg/L + injeksi vibrio sp; P3 : Suplementasi Kalium 10 mg/L + injeksi vibrio sp; P4 : Suplementasi Kalium 20 mg/L + injeksi vibrio sp; P5 : Suplementasi Kalium 30 mg/L + injeksi vibrio sp.). Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa dosis penambahan kalium terbaik terjadi pada perlakuan P5 yaitu sebesar Kalium 45 mg/L. Pada dosis tersebut, perlakuan memberikan pengaruh nyata terhadap nilai SR, pertumbuhan, efisiensi pakan, dan sistem imun (THC, DHC, AF). Pada P5, nilai Survival Rate 50%, Pertumbuhan bobot mutlak 34 g, Efisiensi pakan 57%, THC 28 × 106, AF 58 %.
Copyrights © 2025