Claim Missing Document
Check
Articles

POTENCY OF EEL Anguilla marmorata in NORTH LOMBOK REGENCY, WEST NUSA TENGGARA PROVINCE Setyono, Bagus Dwi Hari; Junaidi, Muhammad; Marzuki, Muhammad; Paryono, Paryono; Azhar, Fariq
AQUASAINS Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Jurusan Perikanan dan Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2397.646 KB) | DOI: 10.23960/aqs.v6i2.p589-596

Abstract

Anguilla spp. is one of the fishery commodities that have high economic value.North Lombok regency is one of the central part of Indonesia which is suspected to have potential as an eel migration route. This study aims to obtain information about the identification of Anguilla spp fish populations. in North Lombok Regency. The results showed that the waters area of North Lombok Regency has the potential of eel fish source Anguilla marmorata. The timing of eel migration is still unknown, so further research is needed which will cover a full year.
Komposisi Nutrisi dan Kandungan Pigmen Fotosintesis Tiga Spesies Alga Merah (Rhodophyta sp.) Hasil Budidaya Lumbessy, Salnida Yuniarti; Setyowati, Dewi Nur’aeni; Mukhlis, Alis; Lestari, Dewi Putri; Azhar, Fariq
977-2407769
Publisher : Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas PerikanJurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jmr.v9i4.28688

Abstract

ABSTRAK: Berbagai alga merah memiliki potensi nilai nutrisi dan biopigmen yang dapat dimanfaatkan untuk menambah nilai manfaat serta nilai jual rumput laut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi kimia dan kandungan pigmen fotosintesis pada tiga spesies alga merah, yaitu Eucheuma cottonii, Eucheuma spinosum dan Eucheuma striatum yang dibudidayakan di Perairan Sreweh, Lombok Timur, NTB. Ketiga sampel tersebut diambil dalam bentuk segar dari hasil budidaya selama 42 hari. Sampel dianalisa komposisi nutrisi dengan menggunakan uji proksimat sedangkan pigmen fotosintesis diuji dengan menggunakan spktrofotometer. Hasil analisa menunjukkan bahwa E. cottonii mempunyai kandungan lemak (5,77%), serat (15,22%), karbohidrat (47,36%) dan pigmen fikoeritrin (42,88 mg/g) yang tertinggi. Alga merah E. spinosum mempunyai kadar air yang tertinggi (29,72%) dan alga merah E. striatum mempunyai kandungan protein (4,51%), abu (32,49%), klorofil a (30,41 mg/g) dan klorofil b (54,95 mg/g) yang tertinggi. Ketiga spesies alga merahi ini mempunyai potensi sebagai sumber bahan pangan yang dapat meningkatkan nilai nutrisi dan kesehatan pada manusia maupun hewan sehingga dapat memberikan kontribusi sebagai sumber pangan fungsional.ABSTRACT: Various red algae have potential nutritional and biopigment values that can be utilized to add value and sale value of seaweed. This study aims to determine the chemical composition and content of photosynthetic pigments in three species of red algae, namely Eucheuma cottonii, Eucheuma spinosum and Eucheuma striatum cultivated in Sreweh Waters, East Lombok, NTB. The three samples were taken in fresh form the cultivation for 42 days. The nutritional composition of the sample was analyzed using the proximate test while the photosynthetic pigments were tested using a spectrophotometer. The analysis showed that E. cottonii had the highest content of fat (5.77%), fiber (15.22%), carbohydrates (47.36%) and phicoerythrin pigment (42.88 mg / g). Red algae E. spinosum has the highest air content (29, 72%) and red algae E. striatum has protein content (4.51%), ash (32.49%), chlorophyll a (30.41 mg / g) and chlorophyll b (54.95 mg / g) the highest. These three species of red algae have potential as a source of fodd ingredients that can increase nutritional value and health in humans and animals, so that they can contribute as a source of functional food.
Pengaruh Pemberian Ekstrak Daun Petai Cina (Leucaena leucocephala) terhadap Performa Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) Pratiwi, Nurul; Lumbessy, Salnida Yuniarti; Azhar, Fariq
JSIPi (Jurnal Sains dan Inovasi Perikanan) (Journal of Fishery Science and Innovation) Vol 5, No 2 (2021): JURNAL SAINS dan INOVASI PERIKANAN
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jsipi.v5i2.17506

Abstract

Permasalahan utama dalam budidaya udang vaname adalah serangan penyakit yang menyebabkan pertumbuhan udang menjadi kurang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ekstrak daun petai cina (L. leucocephala) terhadap performa udang vaname (L. vannamei). Penelitian ini dilakukan selama 60 hari menggunakan udang vaname berukuran PL-20. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas 4 perlakuan dan 3 ulangan yaitu, P1: tanpa penambahan ekstrak daun petai cina (kontrol), P2: ekstrak daun petai cina 1% v/w , P3: ekstrak daun petai cina 2% v/w dan P4: ekstrak daun petai cina 3% v/w.. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penambahan ekstrak daun petai cina dengan dosis yang berbeda pada pakan udang vaname memberikan pengaruh yang nyata terhadap pertumbuhan dan nilai FCR udang vaname, tetapi tidak mempengaruhi tingkat kelangsungan hidup (SR) udang vaname. Diduga bahwa ekstrak daun petai cina mengandung senyawa glycerin, erythritol dan inositol. Penambahan ekstrak daun petai cina sampai dengan dosis 2% v/w dapat memberikan peningkatan bobot mutlak 3,70 g, panjang mutlak 6,13 cm, laju pertumbuhan spesifik (SGR) 5,7 g/hari dan rasio konversi pakan (FCR) 0,9. Oleh karena itu ekstrak daun petai cina mempunyai potensi untuk dimanfaatkan sebagai feed additive non nutritif pada budidaya udang vaname..    
Pemanfaatan campuran tepung bunga Marigold (Tegates sp.) dan tepung labu kuning (Cucurbita moscahata D.) pada budidaya ikan mas koki (Carassius auratus) Soleha, Anisa R.; Lumbessy, Salnida Y.; Azhar, Fariq
e-Journal BUDIDAYA PERAIRAN Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/bdp.10.2.2022.37317

Abstract

AbstractThe purpose of this study was to analyze the effect of using marigold flour (Tegates sp.) and pumpkin flour (Cucurbita moscahata D.) as a source of carotenoids in feed to increase the color brightness of goldfish (Carassius auratus). The method used is an experimental method with a completely randomized design, consisting of four treatments and three replications. The treatment that was tested was the concentration of a mixture of marigold flower flour and pumpkin flour added to the artificial feed formulation, namely: a mixture of marigold flower flour and pumpkin flour 0% (control) (P0), 10% (P1), 20% (P2) and 30% (P3). Research parameters include color quality, carotenoid content, absolute weight growth, absolute length growth, specific growth, feed utilization efficiency (EPP), feed conversion ratio (FCR), survival rate and water quality. Data were analyzed using Anova and continued with Duncan's test. The results showed that the addition of a mixture of marigold flower flour and pumpkin in the feed could increase the brightness of the goldfish body color but did not support optimum growth. The addition of a mixture of 30% marigold flower flour and pumpkin to the feed can improve the color brightness of goldfish better with a carotenoid content of 6.02 mol/g, a Lightness (L*) value of 76.35, a Redness(a*) value of 3.61, the value of Yellowness (b*) of 24.85 and Hue of 81.70.
UTILIZATION OF FERMENTED SPINACH LEAVES (Amiranthus spinosus L.) IN FEED FORMULATION TO STIMULATE MOLTING OF MANGROVE CRAB (Scylla serrata) Marniati Marniati; Salnida Yuniarti Lumbessy; Fariq Azhar
AQUASAINS Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Jurusan Perikanan dan Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/aqs.v10i2.p1101-1114

Abstract

There are several techniques that have been developed to accelerate the molting of mud crabs, namely ablation, mutilation and supplementation. One form of supplementation is through the use of fermented spinach leaves on mud crabs. This study aimed to analyze the use of fermented spinach (A. spinosus L) leaves in feed to stimulate the molting of mud crab (S. serrata). This research was conducted for 60 days. The experimental method used in a Completely Randomized Design (CRD) consisting of five treatments and three replications, namely trash fish (P1), Spinach Leaf Fermentation (FDB) 20% (P2), 25% (P3), 30% (P4), and 40% (P5). The results showed that the combination test feed of spinach leaf fermentation had a significant effect on absolute weight and length, specific growth rate (SGR), and feed utilization efficiency, but had no significant effect on feed conversion and survival. Treatment of feed with additional fermented of spinach leaf 30% gave a faster initial molting, which is in the first 10 days with a total of 6 molting crabs and a molting percentage of 40%. Feeding with the addition of 30% and 40% spinach leaf fermented concentrations can provide the best growth and feed efficiency for mangrove crabs.
STRUKTUR KOMUNITAS ZOOPLANKTON DI PERAIRAN KABUPATEN LOMBOK UTARA, PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT Muhammad Junaidi; Nurliah Nurliah; Fariq Azhar
Jurnal Biologi Tropis Vol. 18 No. 2 (2018): Juli - Desember
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (809.106 KB) | DOI: 10.29303/jbt.v18i2.800

Abstract

ABSTRAKMengingat peranan zooplankton dalam ekosistem perairan sangat penting, maka dilakukan penelitian dengan tujuan untuk menganalisis struktur komunitas zooplankton yang meliputi jenis, kelimpahan, dan indek ekologi, dan  kaitan  distribusi zooplankton dan kualitas perairan di Perairan Kabupaten Lombok Utara. Pengumpulan data dirancang dengan sistem informasi geografis (SIG) pada 23 stasiun pengamatan yang ditentukan dengan teknik acak sederhana.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis dan kelimpahan zooplankton yang ditemukan di Perairan Kabupaten Lombok Utara cukup bervariasi dengan jumlah genus  sebanyak 9 yang terbagi  dari  5 kelas.  Berdasarkan perhitungan indeks ekologi menunjukkan bahwa struktur  komunitas zooplankton dalam kategori perairan yang kurang stabil. Kelimpahan dan indeks ekologi zooplankton  dipengaruhi oleh kondisi lingkungan (fisik-kimia) perairan antara lain  kecerahan, pH dan oksigen terlarut. Kata kunci : zooplankton,  struktur komunitas, kualitas perairan, kelimpahanABSTRACTConsidering that the role of zooplankton in aquatic ecosystems is very  important, research is carried out with the aim of analyzing zooplankton community structure which includes the type, abundance, and ecological index, and the relation of zooplankton distribution and water quality in North Lombok Regency Waters. Data collection was designed with a geographical information system (GIS) on 23 observation stations that were determined by simple random techniques. he results of this study indicate that the type and abundance of zooplankton found in the waters of North Lombok Regency are quite varied with the number of genus as many as 9 which are divided into 5 classes. Based on the calculation of the ecological index shows that the zooplankton community structure is in the category of less stable waters. The abundance and ecological index of zooplankton is influenced by the environmental (physical-chemical) conditions of the waters including brightness, pH and dissolved oxygen. Keywords: zooplankton, community structure, water quality, abundance 
PELATIHAN PENANGANAN STREPTOCOCCUSIS PADA IKAN NILA (OREOCHROMUS NILOTICUS) MENGGUNAKAN PAKAN FERMENTASI DI DESA GONTORAN LINGSAR Fariq Azhar; Dyke Gita Wirasisya
Jurnal Abdi Insani Vol 6 No 2 (2019): Jurnal Abdi Insani Universitas Mataram
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v6i2.240

Abstract

Ikan nila (Oreochromis niloticus) merupakan salah satu jenis ikan yang banyak dibudidayakan di Indonesia. Ikan ini memiliki tingkat ekonomis yang cukup tinggi dan disukai konsumen. Selain itu, ikan ini mudah untuk dipelihara dan pertumbuhannya relatif lebih cepat. Upaya untuk meningkatkan produksi budidaya ikan ini masih terkendala dengan adanya serangan penyakit Streptococcosis terutama oleh bakteri Streptococcus agalactiae yang merupakan penyakit pada ikan nila yang biasa dihadapi oleh pembudidaya dan dapat menyebabkan kematian yang massal pada ikan budidaya. Untuk mengatasi penyakit bakterial biasanya digunakan antibiotik, namun pemberian antibiotik secara terus menerus dapat mengakibatkan terjadinya resistensi bakteri terhadap jenis antibiotik tersebut. Selain itu, efek samping pemberian antibiotik dapat meninggalkan residu yang nantinya akan membahayakan manusia dan lingkungan. Alternative yang dapat digunakan untuk mengatasi resistensi antibiotik adalah dengan memanfaatkan bahan alami dengan menggunakan pakan fermentasi. Penggunaan pakan fermentasi pada ikan diharapkan membantu meningkatkan sistem imun dari ikan tersebut. Penggunaan pakan fermentasi jauh lebih ramah lingkungan, lebih ekonomis, dan tidak terpapar residu yang berbahaya. Manfaat penyuluhan ini diharapkan akan mampu mendorong masyarakat untuk dapat menangani dan mencegah penyebaran penyakit pada ikan nila dan meningkatkan kemampuan masyarakat dalam pembuatan pakan fermentasi ikan yang dapat meningkatkan sistem imun ikan, sebagai alternative pengganti antibiotik Sehingga dapat membantu pembudidaya untuk mengurangi biaya produksi dan meningkatkan keuntungan dalam produksinya.
Penyuluhan Budidaya Udang Vanamei dalam Kolam Terpal di Desa Kuranji, Lombok Barat Dewi Nur'aini Setyowati; Salnida Yuniarti Lumbessy; Dewi Putri Lestari; Fariq Azhar; Alis Mukhlis
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 4 (2022): Oktober-Desember 2022
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.623 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i4.2217

Abstract

Udang vanamei adalah satu satu komoditas perikanan yang memiliki nilai ekonomis, bahkan hingga skala ekspor. Desa Kuranji merupakan desa yang berbatasan dengan pantai. Posisi tersebut memberi peluang untuk dilakukan budidaya udang vanamei karena memudahkan dalam pengambilan air laut sebagai media pemeliharaan udang vanameiBudidaya dengan menggunakan kolam terpal memiliki beberapa keunungan antara lain irit biaya. Oleh karena itu, kegiatan penyuluhan budidaya udang vanamei di kolam terpal pada masayarakat Desa Kuranji perlu untuk dilakukan. Metode penyuluhan meliputi sosialisasi dan perijinan kegiatan, pelaksanaan penyuluhan dan pemantauan. Hasil pengabdian menunjukkan antusias masyarakat untuk mengimpelemantasikan budidaya udang vanamei di kolam terpal.
The Effect of Adding Thyroxine Hormone (T4) to Commercial Feed on The Growth Profile of Pompano (Trachinotus blochii, Lacapede) Indarwati, Indarwati; Lumbessy, Salnida Yuniarti; Azhar, Fariq
Torani Journal of Fisheries and Marine Science Vol. 7 No. 2 (2024): VOLUME 7, NOMOR 2, JUNE 2024
Publisher : Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35911/torani.v7i2.28385

Abstract

The purpose of this study was to analyze the effect of adding commercial feed with various concentrations of the hormone thyroxine (T4) on the growth profile of star pomfret (T. Blochii, Lacapede).  This research was conducted for 50 days at BPBL Sekotong.  The method used is an experimental method with a completely randomized design (CRD) which includes 4 treatment levels and 3 replications.  consisting of: P1: control (without thyroxine hormone), P2: thyroxine hormone 1 mg/kg feed, P3: thyroxine hormone 1.5 mg/kg feed, P4: thyroxine hormone 2 mg/kg feed.  Parameters measured were absolute weight, absolute length, specific growth rate (SGR), feed efficiency (EP), feed conversion ratio (FCR), survival (SR) and water quality.  Data were analyzed using variance (ANNOVA) and continued with Duncan's test.  The addition of the concentration of thyroxone hormone (T4) in commercial feed can affect the growth of star pomfret but does not affect the value of feed utilization efficiency (EPP), feed conversion (FCR) and survival (SR).  The addition of the concentration of thyroxine hormone (T4) 2 mg/kg in commercial feed is the best treatment in star pomfret culture, because it can provide an absolute weight of 7.69 g, an absolute length of 3.50 cm, and a specific growth rate of 2.28%/day.
JURNAL PERIKANAN Fariq Azhar
Jurnal Perikanan Unram Vol 13 No 2 (2023): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

JURNAL PERIKANAN
Co-Authors Abd Saddam Mujib Abdul Syukur Abidin, Z Agustin, Pradita Ayu Aini , Kuratul Alis Mukhlis Amanda, Dwika Melani Andre Rachmat Scabra Awan Dermawan Ayu Adhita Damayanti Badrun Badrun Bagus Dwi Hari Setyono Batun Citra Rahmadani, Thoy Damai Diniariwisan Dewi Nur'aini Setyowati Dewi Putri Lestari, Dewi Putri Diamahesa, Wastu Ayu Diniariwisan, Damai Dwina Angga, Prayogi Dwiyanti , Septiana Dyke Gita Wirasisya Eviana, Maulani Fadillah, Hayatun Farman, Yudi Faturrahman Febriana, Nurlita Febrianti, Baiq Yunita Hadzriil Jeeffry , Ku Hafizah, Imroatul Hapizah, Imro'atul I Wayan Rainbow Idris Affandi, Rangga Indarwati Indarwati Irmadiati, Irmadiati Iskandar, M Sopiyan Jaelani, Muhamad Mahsun Junaidi, Muhammad Laily Fitriani Mulyani Laksono Trisnantoro Lumbessy, Salnida Yuniarti Lutfi Hamzan Wari Maknun, Lu'lu'il Marniati Marniati Muhammad Amin Muhammad Bangun Muhammad Bangun Mubaraq Muhammad Junaidi Muhammad Junaidi Muhammad Marzuki Muhammad Sumsanto Mulyani, Laily Nanang Satria Sumarjan Nanda Diniarti Nur Fadillah Nur Fadillah, Nur Nurhasanah Nurhasanah Nuri Muahiddah Nurliah Nurliah Nurul Pratiwi Rabi’atussamiah Rahmadani, Thoy Batun Citra Rahman, Ibadur Rangga Idris Affandi Rizky Regina Kawirian Rosyida, Azilia Sahrul Alim Saptono Waspodo Setyowati, Dewi Nur'aeni Setyowati, Dewi Nur’aeni Setyowati, Dewi Nur’aeni Siti Hilyana Soleha, Anisa R. Syafitri, Iin Syawalina Fitria Thoy Batun Citra Rahmadani Widia Lestari Wilisetyadi, Lalu Wahyu yadin yadin, yadin Yahya, Aslam Zulfiqar Yuliana Asri Zaenal Abidin Zaenal Abidin