Artikel ini membahas perbandingan sistem akuntansi di Indonesia dan Singapura, dengan fokus pada penerapan International Financial Reporting Standards (IFRS). Singapura telah mengadopsi IFRS secara penuh sejak 2018, sementara Indonesia masih dalam proses konvergensi sejak 2012. Meskipun keduanya mengikuti standar internasional, tantangan yang dihadapi berbeda, terutama di Indonesia yang memiliki sektor UMKM yang lebih besar. Perbandingan antara Singapura dan Indonesia dalam implementasi IFRS menunjukkan pentingnya harmonisasi standar akuntansi internasional untuk mendukung transparansi, konsistensi, dan daya tarik investasi global. Meski kedua negara memiliki pendekatan yang berbeda sesuai dengan tingkat perkembangan ekonominya, upaya untuk terus memperkuat praktik akuntansi menjadi langkah strategis dalam menghadapi dinamika ekonomi global yang semakin kompleks. Artikel ini bertujuan memberikan wawasan mengenai perbedaan implementasi standar akuntansi internasional antara negara maju dan berkembang, serta dampaknya terhadap transparansi dan daya saing ekonomi.
Copyrights © 2025