Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh iklan dan electronic word of mouth pada Instagram terhadap minat kunjung destinasi wisata Bukit Sanjaya di Boyolali. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, data dikumpulkan memakai kuesioner serta data lain seperti jurnal, buku, artikel, dan lain-lain. Populasi pada penelitian ini followers pada akun Instagram Bukit Sanjaya (22 November 2023) dengan sampel penelitian berjumlah 100 followers Instagram Bukit Sanjaya. Penelitian ini memilih teknik acak sederhana (simple random sampling) untuk menentukan sampelnya. Setelah data berhasil dikumpulkan, proses analisis dilakukan secara komprehensif, mencakup analisis deskriptif, uji validitas, uji asumsi klasik, dilanjutkan dengan analisis regresi berganda, pengujian hipotesis, dan perhitungan koefisien determinasi untuk melihat besarnya pengaruh. Hasil pengujian menunjukkan bahwa (1) secara parsial iklan dan E-WOM berpengaruh siginifikan terhadap minat kunjung karena nilai signifikan iklan 0.000 dan E-WOM 0.000 < dari taraf signifikan 0.05 maka diambil keputusan tolak H0. (2) secara simultan kedua variabel independent iklan dan E-WOM secara bersama-sama berpengaruh terhadap variabel dependen minat kunjung karena diketahui stastistik uji F bernilai 94.636 dengan nilai signifikansi 0.000 dan taraf signifikasi 0.05 maka diketahui 0.000 < 0.05 maka diambil keputusan tolak H0. (3) besar pengaruh R Square sebesar 66,1% artinya kontribusi variabel iklan dan electronic word of mouth terhadap minat kunjung sebesar 66,1% sedangkan sisanya 33,9% dipengaruhi variabel lain yang tidak diteliti. Hasil penelitian menegaskan bahwa strategi Bukit Sanjaya dalam memanfaatkan iklan dan E-WOM di Instagram telah memberikan dampak positif, ditunjukkan dengan bertambahnya minat pengunjung terhadap destinasi tersebut. Kata Kunci: Iklan, Electronic Word Of Mouth, Minat Kunjung
Copyrights © 2025