Hadis Jibrīl merupakan salah satu hadis paling fundamental dalam khazanah keilmuan Islam karena merangkum secara sistematis prinsip dasar ajaran Islam yang mencakup tiga dimensi utama, yaitu Islam, Īmān, dan Iḥsān. Ketiga dimensi ini merepresentasikan kesatuan ajaran yang tidak hanya bersifat ritual dan teologis, tetapi juga etis dan spiritual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif konsep pendidikan Islam yang terkandung dalam Hadis Jibrīl serta mengkaji implikasinya terhadap pengembangan kurikulum pendidikan Islam di era modern. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian literatur dengan menelaah sumber-sumber hadis, penjelasan ulama klasik, serta pemikiran sarjana Islam kontemporer yang relevan dengan isu pendidikan. Hasil analisis menunjukkan bahwa Hadis Jibrīl menawarkan kerangka pendidikan yang holistik, integratif, dan aplikatif, karena mampu menyeimbangkan pengembangan aspek kognitif (pengetahuan), afektif (sikap dan nilai), dan psikomotorik (praktik amal). Namun, implementasi nilai-nilai Hadis Jibrīl dalam kurikulum modern menghadapi sejumlah tantangan, seperti fragmentasi materi ajar, kesulitan dalam mengukur dimensi Iḥsān, tuntutan konteks sosial modern, serta keterbatasan kualitas dan keteladanan pendidik. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan pengembangan kurikulum tematik-integratif, penerapan metode pedagogis yang interaktif dan reflektif, serta sistem evaluasi holistik guna menghasilkan peserta didik yang tidak hanya berpengetahuan luas, tetapi juga bertakwa dan berakhlak mulia.
Copyrights © 2026