Guru, murid, dan bahan ajar merupakan unsur dominan dalam proses pembelajaran yang menentukan kualitas dan efektivitas kegiatan belajar mengajar. Kualitas pengajaran yang baik akan meningkatkan keefektifan proses pembelajaran dan berdampak langsung pada pengembangan keterampilan berpikir kritis siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran IPA kelas V SD Negeri 099 Pekanbaru yang berjumlah 34 orang, terdiri atas 14 siswa laki-laki dan 20 siswa perempuan. Penelitian ini menggunakan rancangan one-group pretest–posttest design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahap pretest, siswa yang mencapai rentang nilai 60–100 berjumlah 5 orang atau sekitar 15%, sedangkan pada posttest meningkat menjadi 25 orang siswa atau sekitar 74%. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan pembelajaran berbasis masalah berpengaruh signifikan terhadap peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran IPA kelas V SD Negeri 099 Pekanbaru.
Copyrights © 2013