Pola asuh orang tua merupakan salah satu faktor penting yang memengaruhi perilaku makan anak, termasuk kejadian memilih makanan (picky eater) pada anak usia pra-sekolah. Perilaku picky eater dapat berdampak pada pemenuhan gizi anak dan berisiko menyebabkan masalah gizi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua dengan kejadian memilih makanan (picky eater) pada anak usia pra-sekolah di TK Nur Ilaahi Kota Padang. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan korelasional dan metode cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anak usia pra-sekolah di TK Nur Ilaahi Kota Padang, dengan jumlah sampel sebanyak 40 responden yang dipilih menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner Parenting Feeding Style Questionnaire (PFSQ) untuk mengukur pola asuh orang tua dan Child Eating Behavior Questionnaire (CEBQ) untuk menilai kejadian picky eater. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar orang tua menerapkan pola asuh permisif (42,5%) dan sebagian besar anak mengalami picky eater (75,0%). Hasil uji statistik menunjukkan nilai p = 0,004 (p < 0,05), yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara pola asuh orang tua dengan kejadian memilih makanan (picky eater) pada anak usia pra-sekolah. Pola asuh permisif dan otoriter cenderung berhubungan dengan kejadian picky eater, sedangkan pola asuh demokratis lebih banyak ditemukan pada anak yang tidak mengalami picky eater. Disimpulkan bahwa pola asuh orang tua berperan penting dalam membentuk perilaku makan anak. Oleh karena itu, diperlukan edukasi kepada orang tua dan pihak sekolah mengenai pola asuh yang tepat serta strategi pengelolaan perilaku picky eater untuk mendukung pemenuhan gizi dan tumbuh kembang anak secara optimal.
Copyrights © 2025