Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk periode 2020–2024 dengan menggunakan analisis rasio keuangan, meliputi rasio likuiditas, solvabilitas, profitabilitas, aktivitas, dan efisiensi. Data yang digunakan adalah data sekunder dari laporan keuangan perusahaan yang diperoleh melalui situs resmi Telkom Indonesia dan Bursa Efek Indonesia. Hasil analisis menunjukkan bahwa likuiditas perusahaan, diukur melalui Current Ratio dan Quick Ratio, mengalami peningkatan stabil, menandakan perbaikan kemampuan memenuhi kewajiban jangka pendek. Rasio reinvestasi (RE) juga menunjukkan tren positif yang konsisten. Namun, profitabilitas mengalami fluktuasi signifikan; Return on Assets (ROA) dan Net Profit Margin (NPM) sempat mencapai nol pada tahun 2021 akibat tekanan pandemi COVID-19, sementara Return on Equity (ROE) mengalami lonjakan anomali pada 2022 yang diduga dipicu oleh ekuitas rendah atau pendapatan luar biasa. Rasio aktivitas, khususnya Inventory Turnover (ITO), mengalami penurunan dan stagnasi, mencerminkan penurunan efisiensi pengelolaan persediaan. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun terdapat pemulihan di beberapa aspek, perusahaan perlu meningkatkan profitabilitas secara berkelanjutan, memperbaiki efisiensi operasional, dan menjaga transparansi laporan keuangan untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang.
Copyrights © 2026