Latar Belakang: Stroke merupakan penyebab utama disabilitas. Gangguan fungsi ekstremitas atas terjadi pada 50–80% pasien pasca stroke. Salah satu intervensi yang terbukti efektif adalah Motor Relearning Program (MRP) yang berfokus pada pembelajaran kembali gerakan fungsional melalui stimulasi neuroplastisitas. Tujuan: untuk mengetahui pengaruh pemberian MRP terhadap kemampuan fungsional upper limb pada pasien post-stroke iskemik. Metodologi: Desain penelitian menggunakan kuasi eksperimental dengan rancangan pretest – post-test dua kelompok. Melibatkan 14 responden yang dibagi menjadi kelompok intervensi mendapatkan intervensi MRP (n=7) dan kelompok kontrol mendapatkan terapi konvensional (n=7). Intervensi diberikan selama 4 minggu, 3 kali per minggu, dengan total 12 sesi. Kemampuan fungsional upper limb diukur menggunakan Fugl-Meyer Assessment of Upper Extremity (FMA-UE). Hasil: Menunjukkan peningkatan rerata skor FMA-UE dari 42,86 menjadi 47,29 pada kelompok MRP, sedangkan kelompok kontrol meningkat dari 38,57 menjadi 40,57 dengan uji statistik paired sample t-test masing-masing menunjukan nilai p = 0,000 dan 0,006. Uji statistik independent t-test menunjukkan nilai p = 0,003 (p < 0,05), yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara kedua kelompok. Kesimpulan: Motor Relearning Program berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan kemampuan fungsional upper limb pada pasien post-stroke iskemik. Background: Stroke is a leading cause of disability, with upper limb dysfunction affecting 50–80% of post-stroke patients. Objective: This study aimed to determine the effect of the Motor Relearning Program (MRP) on upper limb functional ability in post-ischemic stroke patients. Methodology: A quasi-experimental two-group pretest-posttest design was used with 14 participants, divided into an intervention group receiving MRP (n=7) and a control group receiving conventional therapy (n=7). The intervention lasted 4 weeks, 3 sessions per week (12 sessions total). Functional ability was measured using the Fugl-Meyer Assessment of Upper Extremity (FMA-UE). Results: The MRP group showed an increase in FMA-UE scores from 42.86 to 47.29 (p=0.000), while the control group improved from 38.57 to 40.57 (p=0.006). An independent t-test showed a significant difference between groups (p=0.003). Conclusion: The findings suggest that MRP significantly improves upper limb functional ability in post-ischemic stroke patients.
Copyrights © 2026