Kerusakan jalan adalah permasalahan infrastruktur yang berdampak pada keselamatan dan efisiensi lalu lintas. Penelitan ini memiliki tujuan mengevaluasi kondisi lapangan perkerasan ruas jalan Banjaran Muhammad Yamin, Kabupaten Tegal, menggunakan dua metode: Pavement Condition Index (PCI) dan Binamarga. Metode PCI menilai kondisi secara visual dengan indeks numerik, sedangkan Bina Marga menilai jenis dan Tingkat kerusakan serta menentukan urutan prioritas perbaikan. Survei dilakukan pada 30 segmen jalan sepanjang 2,9 km. hasil menunjukan bahwa Sebagian besar segmen tergolong Poor hingga Very Poor berdasarkan PCI, bahkan terdapat segmen yang masuk kategori Failed. Sebaliknya, metode Bina Marga menunjukkan semua segmen cukup untuk pemeliharaan rutin dengan nilai prioritas 8-11. Perbedaan ini menunjukkan bahwa PCI lebih sensitif terhadap kerusakan struktual dan permukaan, sedangkan Bina Marga bersifat konservatif. Disarankan untuk mengombinasikan kedua metode guna memperoleh penilaian kondisi jalan yang lebih akurat dan menjadi dasar perencanaan penanganan yang komprehensif.
Copyrights © 2025