Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis 10 Elemen Sistem Manajemen Keselamatan PO MTS Hanendyo Putro; Siti Shofiah; Suprapto Hadi; Kanindia Maulidhany
JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING BUILDING AND TRANSPORTATION Vol. 7 No. 2 (2023): JCEBT SEPTEMBER
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jcebt.v7i1.8680

Abstract

This study aims to determine the implementation, constraints, efforts in implementing the Safety Management System (SMK) at PO MTS. This study uses 10 elements of SMK. Qualitative descriptive method with supporting data using instruments, observation, guttman scale interviews. The guttman scale value is 95% which means it exceeds 50% so that it can be stated that the data obtained is complete. The results of the study show that 8 elements of SMK have implemented PO MTS, while elements 9 and 10 have not been implemented. This study has proposed design elements 9 and 10 to improve SMK PO MTS. The design is adjusted to the regulations and requirements of PM 85 of 2018 to overcome obstacles in implementing these elements.
Penelitian Efektivitas Penggunaan Media Puzzle Penanda Dalam Meningkatkan Pengetahuan Keselamatan Lalu Lintas Pada Siswa Sekolah Dasar Di Kabupaten Batang Dyah Pangestu Suhartati; Tri Susila Hidayati; Suprapto Hadi; Dessi Rosdiana
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer Vol. 2 No. 3 (2022): November: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/juritek.v2i3.2154

Abstract

Penelitian ini didasari oleh pentingnya peningkatan keselamatan jalan raya sejak usia dini. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman etika berlalu lintas khususnya dalam konteks marka jalan pada siswa kelas 6 SD Negeri Tegalsari 5 Kabupaten Batang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode pengembangan atau dikenal dengan Research and Development (R&D) yang menerapkan model pengembangan ADDIE. Media puzzle digunakan sebagai alat sosialisasi. Sampel penelitian ini berjumlah 50 siswa kelas 6 SD. Pengumpulan data dilakukan dengan metode Single-Group Pretest-Posttest Design, dan analisis data dilakukan dengan menggunakan IBM SPSS Statistics, meliputi pengujian normalitas dan validasi. Hasil uji T berpasangan menunjukkan output sig = 0,000 < 0,005 sehingga hipotesis nol (Ho) ditolak. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pemahaman dan nilai tambah sebelum dan sesudah menggunakan jejaring sosial. Sebelum sosialisasi dengan materi kuis penandaan, tingkat pengetahuan siswa SD Negeri Tegalsari 5 Batang terhadap marka jalan adalah 41,2 dan setelah sosialisasi meningkat menjadi 80,8. Efektivitas media ini juga diukur dengan nilai N-Gain sebesar 67% yang merupakan media sosial yang cukup efektif.
ANALISIS KERUSAKAN JALAN SERTA PENANGANAN MENGGUNAKAN METODE BINA MARGA DAN PCI DI JALAN BANJARAN MUHAMMAD YAMIN – KABUPATEN TEGAL YUSHILA, DWI MAHARDIKA; Suprapto Hadi; Muhammad Fathan Junaidi; Satria Tegar Basudewa Mufid
Journal of Civil Engineering and Technology Sciences Vol. 4 No. 2 (2025): October : Journal of Civil Engineering and Technology Sciences
Publisher : Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/h719ks69

Abstract

Kerusakan jalan adalah permasalahan infrastruktur yang berdampak pada keselamatan dan efisiensi lalu lintas. Penelitan ini memiliki tujuan mengevaluasi kondisi lapangan perkerasan ruas jalan Banjaran Muhammad Yamin, Kabupaten Tegal, menggunakan dua metode: Pavement Condition Index (PCI) dan Binamarga. Metode PCI menilai kondisi secara visual dengan indeks numerik, sedangkan Bina Marga menilai jenis dan Tingkat kerusakan serta menentukan urutan prioritas perbaikan. Survei dilakukan pada 30 segmen jalan sepanjang 2,9 km. hasil menunjukan bahwa Sebagian besar segmen tergolong Poor hingga Very Poor berdasarkan PCI, bahkan terdapat segmen yang masuk kategori Failed. Sebaliknya, metode Bina Marga menunjukkan semua segmen cukup untuk pemeliharaan rutin dengan nilai prioritas 8-11. Perbedaan ini menunjukkan bahwa PCI lebih sensitif terhadap kerusakan struktual dan permukaan, sedangkan Bina Marga bersifat konservatif. Disarankan untuk mengombinasikan kedua metode guna memperoleh penilaian kondisi jalan yang lebih akurat dan menjadi dasar perencanaan penanganan yang komprehensif.