Jurnal Psikologi Perseptual
Vol. 10 No. 2 (2025): Jurnal Psikologi Perseptual

Post-Traumatic Growth Pada Mahasiswa Penyintas Kekerasan Fisik dan Emosional Dari Orang Tua Di Masa Kecil

Aghnarizqa, Elfa Naila (Unknown)
Setyawati, Rr. (Unknown)
Wibowo, Ugung Dwi Ario (Unknown)
Rusmono, Danny Ontario (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Dec 2025

Abstract

This study aims to describe post-traumatic growth in university students who experienced physical and emotional abuse by their parents during childhood. The research employed a qualitative approach with a phenomenological method. Four early adult participants were selected through purposive and snowball sampling techniques. Data were collected using in-depth interviews and documentation, then analyzed using content analysis. The four participants demonstrated that the concrete psychological impacts they experienced included fear, low self-esteem, social withdrawal, and difficulty trusting others. However, through a process of self-reflection and social support, the survivors were able to transform their past wounds into newfound strength. The findings revealed that all participants experienced positive changes, including increased appreciation of life, closer interpersonal relationships, enhanced personal strength, openness to new opportunities, and spiritual development. These changes were influenced by self-reflection, the meaning constructed from past experiences, and social support. The findings indicate that despite the deep psychological impact of childhood abuse, individuals still possess the capacity to grow into more resilient psychological beings. This study contributes to the understanding of post-traumatic growth dynamics and provides a foundation for psychological interventions for survivors of childhood abuse. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan post-traumatic growth pada mahasiswa penyintas kekerasan fisik dan emosional dari orang tua di masa kecil. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Partisipan terdiri dari empat individu dewasa awal yang dipilih melalui teknik purposive sampling dan snowball sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan dokumentasi. Data dianalisis dengan teknik analisis isi. Keempat partisipan memperlihatkan bahwa dampak psikologis konkrit yang dialami para partisipan meliputi rasa takut, rendah diri, penarikan diri sosial, dan kesulitan mempercayai orang lain. Namun, seiring proses refleksi dan dukungan sosial, para penyintas mampu mengubah luka masa lalu menjadi kekuatan baru. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa seluruh partisipan mengalami perubahan positif berupa peningkatan penghargaan terhadap hidup, relasi interpersonal yang lebih erat, penguatan kekuatan dalam diri, keterbukaan terhadap peluang baru, serta perkembangan spiritualitas. Proses pertumbuhan ini dipengaruhi oleh refleksi diri, makna yang dibentuk dari pengalaman masa lalu, serta dukungan sosial. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun pengalaman kekerasan pada masa kecil memberikan dampak psikologis yang mendalam, individu tetap memiliki kapasitas untuk tumbuh menjadi pribadi yang lebih tangguh secara psikologis. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pemahaman mengenai dinamika pertumbuhan pascatrauma dan dapat menjadi dasar intervensi psikologis bagi penyintas kekerasan masa kecil.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

perseptual

Publisher

Subject

Humanities Social Sciences

Description

Jurnal Psikologi Perseptual adalah jurnal ilmiah yang mengkaji penelitian empiris dari berbagai bidang serta sebagai media publikasi ilmiah dalam disiplin ilmu psikologi. Diterbitkan dua kali dalam setahun, setiap bulan Juli dan ...