Bunuh diri merupakan masalah kesehatan mental serius yang semakin banyak terjadi di kalangan mahasiswa akibat tekanan akademik, konflik pribadi, dan rendahnya dukungan sosial. Upaya pencegahan diperlukan melalui pendekatan yang holistik, mencakup aspek psikologis dan spiritual. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengimplementasikan model Al-Fatihah Integrated Religious Cognitive Behavioral Therapy (AF-RCBT) sebagai strategi pencegahan bunuh diri berbasis nilai QS. Al-Fatihah di lingkungan kampus. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) dan Asset-Based Community Development (ABCD) dengan tahapan discovery, dream, design, define/destiny, dan sustain. Kegiatan dilakukan melalui pelatihan konselor sebaya, sesi terapi kelompok, refleksi spiritual, dan evaluasi preāpost menggunakan Beck Suicide Ideation Scale (BSI) serta Spiritual Well-being Scale (SWBS). Hasil menunjukkan penurunan skor BSI rata-rata dari 15,5 menjadi 7,4 (kategori sedang menjadi rendah) dan peningkatan skor SWBS dari 61,5 menjadi 81,6 (naik 20,1 poin). Peserta juga menunjukkan peningkatan kesadaran diri, kemampuan mengelola pikiran negatif, serta terbentuknya jejaring peer support psikospiritual di kampus. Kegiatan ini membuktikan bahwa model AF-RCBT efektif meningkatkan kesejahteraan mental dan spiritual mahasiswa serta dapat direplikasi sebagai intervensi berbasis komunitas untuk pencegahan bunuh diri di perguruan tinggi
Copyrights © 2026