Stunting masih menjadi permasalahan kesehatan utama di Indonesia, termasuk di Desa Koncang Kecamatan Cipeucang Kabupaten Pandeglang. Rendahnya pengetahuan gizi ibu balita serta kurang optimalnya kapasitas kader Posyandu menyebabkan intervensi pencegahan stunting belum berjalan efektif. Program ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader Posyandu serta ibu balita melalui edukasi gizi dan pelatihan pembuatan modifikasi nugget ayam daun kelor sebagai Pemberian Makanan Tambahan (PMT). Kegiatan dilakukan melalui sosialisasi, edukasi gizi, pelatihan praktik langsung, demonstrasi teknologi, pendampingan, dan evaluasi pre-test serta post- test. Hasil menunjukkan meningkatnya pengetahuan peserta dengan selisih skor rata-rata 32 poin pada aspek pengetahuan dan 31 poin pada aspek manajemen. Analisis proksimat menunjukkan Formula 1 (ayam:kelor = 3:1) memiliki kandungan protein tertinggi (13,94 g/100 g), melebihi produk pembanding. Uji hedonik menunjukkan kedua formula disukai panelis, dengan nilai tertinggi 4,2 pada Formula 1. Produk kemudian diproduksi dan dibagikan kepada balita stunting di posyandu, disertai pendampingan kader. Program ini meningkatkan kapasitas kader sebagai agen perubahan dan menghasilkan inovasi produk pangan lokal bergizi sebagai PMT.
Copyrights © 2025