Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Skrining Penggunaan Obat Off-Label pada Pasien ISPA Anak di Puskesmas Cikeusik Provinsi Banten Tahun 2021 Noviyanto, Fajrin; Maelani, Anita; Mursyid, Abdillah; Haerunisa, Dinda
Jurnal Ilmiah Kesehatan Delima Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Kesehatan Delima
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Salsabila Serang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60010/jikd.v5i2.94

Abstract

Acute respiratory tract infection (ARTI) is a disease that often occurs in Indonesia, especially in children. The population of children is high risk of receiving off-label prescription drugs. This study was aimed to evaluate the off-label use of drugs in prescribing with acute respiratory tract infection. This researchis a descriptive observational. Data was collected by the prescription in children aged February to march 2022. In this study, 92 prescriptions were obtaind with a diagnosis of ARTI. The use of off-label drug was 5.0% with the off-label age category (2.1%), off-label dose (1.4%), off-label route of administration (1.4%). The type of off-label drug most commonly prescribed in children with ARTI is chlorpheniramine maleate. It can be concluded in children with ARTI disease is quite high that is 5.0%. Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) termasuk penyakit yang banyak terjadi pada Indonesia terutama di usia anak. pada populasi anak beresiko menerima peresepan obat off-label dikarenakan terbatasnya data efikasi obat untuk anak. Penenlitian ini bertujuan untuk menskrining penggunaan obat secara off-label di peresepan pasien ISPA pada anak. Penelitian ini merupakan penelitan naratif observasional. Pengumpulan data menggunakan peresepan obat dengan penaksiran ISPA pada anak usia 0-18 tahun. pada penelitian ini dilakukan pada bulan Februari-Maret 2022. pada penelitian ini didapatkan 92 resep dengan penaksiran ISPA. Penggunaan Obat off-label di ISPA sebanyak 5.0% menggunakan kategori offlabel usia (2.1%), kategori off-label takaran (1.4%), kategori off-label rute pemberian (1.4%). Jenis obat off-label paling banyak diresepkan untuk ISPA anak yaitu Klorfeniramin maleat. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan bisa disimpulkan bahwa penggunaan obat off-label pada penyakit ISPA anak relatif tinggi yaitu 5.0%.
Effectiveness of Lemon Aromatherapy in Reducing Nausea and Vomiting in 1st Trimester Pregnant Women Skania, Pratiwi Cahya; Ashari, Elva Febri; Rospia, Evi Diliana; Haerunisa, Dinda
Jurnal Biologi Tropis Vol. 24 No. 1 (2024): Januari - Maret
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v24i1.6662

Abstract

Pregnancy is a physiological condition for women, especially for women of childbearing age. Pregnancy lasts for 42 weeks consisting of 3 trimesters, namely trimester I, II, and III. This study aims to reduce nausea and vomiting in pregnant women in the first trimester at the Akmar Jaya Clinic, Serang City. The research method used in this study was a Quasi Experimental study in one group (one group pre-test post-test). The results showed that the majority of nausea and vomiting frequencies before the intervention were 6-10 times, namely 8 people (50%), after the intervention was mild with a frequency of nausea and vomiting 1-3 times, as many as 12 people (75%). Statistically, the p-value was obtained = 0.000 or less than the α value (0.05). The conclusion is that pregnant women in their first trimester can successfully reduce nausea and vomiting by using lemon aromatherapy at the Akmar Jaya Clinic, Serang City in 2004.
Pemberdayaan Kader Posyandu dalam Pembuatan Modifikasi Nugget Ayam Daun Kelor (Moringa Oleifera) sebagai Makanan Lauk Anak dalam Upaya Peningkatan Status Gizi Balita Stunting Fairuza, Filda; Fathiyati, Fathiyati; Nur Shobah, Afifah; Haerunisa, Dinda; Rahma, Nadilatul
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/pcvgzr03

Abstract

Stunting masih menjadi permasalahan kesehatan utama di Indonesia, termasuk di Desa Koncang Kecamatan Cipeucang Kabupaten Pandeglang. Rendahnya pengetahuan gizi ibu balita serta kurang optimalnya kapasitas kader Posyandu menyebabkan intervensi pencegahan stunting belum berjalan efektif. Program ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader Posyandu serta ibu balita melalui edukasi gizi dan pelatihan pembuatan modifikasi nugget ayam daun kelor sebagai Pemberian Makanan Tambahan (PMT). Kegiatan dilakukan melalui sosialisasi, edukasi gizi, pelatihan praktik langsung, demonstrasi teknologi, pendampingan, dan evaluasi pre-test serta post- test. Hasil menunjukkan meningkatnya pengetahuan peserta dengan selisih skor rata-rata 32 poin pada aspek pengetahuan dan 31 poin pada aspek manajemen. Analisis proksimat menunjukkan Formula 1 (ayam:kelor = 3:1) memiliki kandungan protein tertinggi (13,94 g/100 g), melebihi produk pembanding. Uji hedonik menunjukkan kedua formula disukai panelis, dengan nilai tertinggi 4,2 pada Formula 1. Produk kemudian diproduksi dan dibagikan kepada balita stunting di posyandu, disertai pendampingan kader. Program ini meningkatkan kapasitas kader sebagai agen perubahan dan menghasilkan inovasi produk pangan lokal bergizi sebagai PMT.