Bahasa dan pikiran memiliki hubungan yang resiprokal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana hubungan antara bahasa dan pikiran dalam perspektif psikolinguistik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik analisis dekriptif. Data dalam penelitian ini berupa rekaman suara responden ketika menceritakan kumpulan gambar. Kumpulan gambar tersebut membentuk sebuah alur cerita yang tersusun dalam sebuah buku cerita visual tanpa teks berjudul “Saat Pertamaku Punya Adik Bayi”. Responden penelitian ini yaitu masyarakat Sunda di provinsi Jawa Barat yang meliputi masyarakat desa Cimanglid, desa Lebak Muncang, kelurahan Ledeng, dan kelurahan Isola. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan timbal balik antara bahasa Sunda yang dituturkan responden dalam bercerita dan pikiran/pandangan hidup responden sebagai masyarakat Sunda. Pola pikir responden terlihat melalui kecenderungan menggunakan kalimat pasif, penggunaan kata panginten ‘mungkin’, penggunaan kata ganti orang ketiga, dan penggunaan istilah khas Sunda.
Copyrights © 2025